Pernah nggak sih kamu ngeh brand tertentu tuh kayak punya “pribadi” sendiri? Kayen ngobrol sama temen, bukan bacain brosur resmi? Nah, itu namanya Brand Voice, Bosku! Di artikel ini, kamu bakal belajar cara bikin brand voice yang unik, konsisten, dan bikin audiens kamu baper… dalam cara yang positif tentunya. Siap? Let’s go!
Apa Itu Brand Voice dan Kenapa Nggak Bisa Dianggap Remeh?
Brand voice itu kayak “cara ngomong” brand kamu. Ini bukan cuma soal kata-kata yang dipakai, tapi juga soal vibe, personality, dan gaya komunikasi yang bikin brand kamu beda dari yang lain. Bayangin kalau brand kamu itu orang, dia bakal ngomong gimana? Formal kaya pak guru? Santai kaya temen nongkrong? Atau lucu-lucu kaya komedian?

Brand voice yang kuat itu penting banget, karena ini yang bikin audiens kamu bisa kenal dan ingat brand kamu. Nggak cuma itu, brand voice yang konsisten juga bisa bikin trust yang kuat antara brand dan konsumen. Jadi, jangan anggap remeh ya!
Langkah Pertama: Kenali Diri Brand Kamu Sendiri
Sebelum mulai menentukan brand voice, kamu harus paham dulu siapa brand kamu sebenarnya. Ini kayak fase “self-discovery” tapi buat brand, bukan buat diri sendiri (tapi bisa juga sih, sekalian refleksi diri).
Tanyain hal-hal ini ke diri sendiri (atau ke tim kamu):
- Brand kamu itu apa? Produk atau jasa apa yang kamu tawarkan?
- Brand kamu itu buat siapa? Siapa target audiens kamu?
- Apa nilai-nilai yang brand kamu pegang? Apa yang kamu pedulikan?
- Apa yang bikin brand kamu beda dari kompetitor?
- Kalau brand kamu itu orang, dia bakal punya personality gimana?
Langkah Kedua: Tentukan Personality Brand Kamu
Sekarang, saatnya menentukan personality brand kamu. Personality ini yang bakal ngaruh banget ke brand voice kamu nanti. Ada beberapa tipe personality yang umum dipakai:
- The Expert: Brand yang authoritative, knowledgeable, dan professional. Cocok buat brand yang bergerak di bidang teknis atau profesional.
- The Friend: Brand yang casual, friendly, dan approachable. Cocok buat brand yang target audiensnya younger generation.
- The Rebel: Brand yang bold, challenging, dan disruptive. Cocok buat brand yang ingin beda dan menantang status quo.
- The Comedian: Brand yang humorous, entertaining, and fun. Cocok buat brand yang ingin nggak terlalu serius dan bikin orang senang.
- The Mentor: Brand yang wise, guiding, dan supportive. Cocok buat brand yang ingin membantu audiensnya tumbuh.
Pilih satu yang paling cocok sama brand kamu, atau gabungin beberapa kalau perlu. Yang penting konsisten!

Langkah Ketiga: Tentukan Tone Brand Kamu
Tone itu bedanya sama voice. Voice itu “apa” yang kamu katakan, sedangkan tone itu “bagaimana” kamu mengatakannya. Tone bisa berubah-ubah tergantung konteks, tapi tetap harus konsisten sama personality brand kamu.
Contohnya, kalau personality brand kamu itu “The Friend”, tone yang bisa dipakai:
- Excited: Untuk announce produk baru atau promo
- Empathetic: Untuk respond to customer complaints
- Informative: Untuk share tips atau edukasi
- Humorous: Untuk content yang santai dan entertaining
Langkah Keempat: Bikin Brand Voice Chart
Brand Voice Chart itu kayak “cheat sheet” buat kamu dan tim kamu supaya selalu konsisten dalam berkomunikasi. Di chart ini, kamu tulis:
- Personality: Apa personality brand kamu?
- Tone: Apa tone yang biasanya dipakai?
- Keywords: Kata-kata apa yang sering dipakai?
- Avoid: Kata-kata atau gaya apa yang harus dihindari?
- Examples: Contoh kalimat yang sesuai dan nggak sesuai dengan brand voice kamu
Chart ini bakal jadi panduan buat siapa saja yang bikin konten buat brand kamu, jadi nggak ada yang “out of character”.
Langkah Kelima: Implementasi di Semua Channel
Brand voice kamu harus konsisten di semua channel komunikasi, mulai dari social media, website, email, sampai customer service. Nggak ada yang boleh “ngelantur” dari brand voice yang udah ditentuin.
Contoh implementasi:
- Social Media: Bikin konten yang sesuai sama personality dan tone brand kamu
- Website: Pakai bahasa yang sesuai di copywriting website kamu
- Email: Tulis email yang sesuai sama brand voice kamu, dari subject line sampai body
- Customer Service: Train CS team untuk ngomong dengan cara yang sesuai sama brand voice
Langkah Keenam: Evaluasi dan Adjust
Brand voice nggak sesuatu yang “set in stone”. Kamu harus selalu evaluasi dan adjust kalau perlu. Mungkin seiring waktu, brand kamu evolve, dan brand voice kamu juga harus ikut evolve.
Cara evaluasi:
- Survey ke audiens kamu, apakah mereka bisa recognize brand voice kamu?
- Analytics, apakah content yang sesuai sama brand voice kamu perform lebih baik?
- Feedback dari tim, apakah ada kesulitan dalam implementasi brand voice?
- Competitor analysis, apakah brand voice kamu masih beda dan relevant?
Conclusion
Nah, itu dia cara bikin brand voice yang bikin brand kamu punya “pribadi” sendiri. Ingat ya, brand voice yang kuat dan konsisten itu bisa bikin brand kamu lebih memorable, trustworthy, dan engaging. Jadi, jangan anggap remeh ya!
Mulai dari sekarang, kenali diri brand kamu, tentukan personality dan tone, bikin brand voice chart, implementasi di semua channel, dan jangan lupa evaluasi dan adjust secara berkala. Good luck, Bosku! Semoga brand kamu bisa jadi “bintang” di industri kamu dengan brand voice yang kuat dan unik!
How To Create A Brand Voice

How To Create A Brand Voice
Cara Bangun Brand Voice Yang Otentik Buat Personal Branding

Cara Bangun Brand Voice yang Otentik Buat Personal Branding
How To Create Successful Brand Voice?

How To Create Successful Brand Voice?
Mengenal Brand Voice & Cara Mengembangkannya – Core Freelancers

Mengenal Brand Voice & Cara Mengembangkannya – Core Freelancers
6 Tips Dan Cara Mengembangkan Brand Voice Perusahaan

6 Tips dan Cara Mengembangkan Brand Voice Perusahaan
4 Tips To Create A Standout Brand Voice – Absolute JEM

4 Tips to Create a Standout Brand Voice – Absolute JEM
Brand Voice: Why It's Important And How To Create One | BrandBastion

Brand Voice: Why it's important and how to create one | BrandBastion
How To Build A Consistent Brand Voice With AI Narration

How to Build a Consistent Brand Voice with AI Narration
A Guide To Crafting Your Brand's Voice (+ Free Brand Voice Tool)

A Guide to Crafting Your Brand's Voice (+ Free Brand Voice Tool)
How To Create Your Brand Voice – Springwood Marketing, LLC

How to Create Your Brand Voice – Springwood Marketing, LLC
Mengenal Brand Voice & Cara Mengembangkannya – Core Freelancers

Mengenal Brand Voice & Cara Mengembangkannya – Core Freelancers
Building Your Brand Voice

Building your brand voice
Brand Voice: What Creatives Need To Know About Finding And Using Your

Brand voice: what creatives need to know about finding and using your …
How To Create A Brand Voice—and How It Influences Your Audience's

How to Create a Brand Voice—and How it Influences Your Audience's …
How To Find And Protect Your Brand Voice

How to Find and Protect Your Brand Voice
How To Create A Brand Voice With Video [Brand Development]
![How To Create A Brand Voice With Video [Brand Development]](https://stringlinepictures.com/wp-content/uploads/2022/10/planning-on-how-to-make-a-clear-brand-voice.webp)
How To Create A Brand Voice With Video [Brand Development]
How To Build An Authentic Brand Voice (And What To Do With It)

How to Build an Authentic Brand Voice (And What to Do With It)
Creating Your Brand Voice: A Complete Guide – My WordPress

Creating Your Brand Voice: A Complete Guide – My WordPress
How To Craft Your Brand Voice

How To Craft Your Brand Voice
Creating Your Brand Voice: A Complete Guide

Creating Your Brand Voice: A Complete Guide
Creating A Memorable Brand Voice: A Step-by-Step Guide To Developing

Creating a Memorable Brand Voice: A Step-by-Step Guide to Developing …
How To Build Your Brand Voice [Guide]
![How to Build Your Brand Voice [Guide]](http://getzooted.com/wp-content/uploads/2024/12/brand-voice.png)
How to Build Your Brand Voice [Guide]
Creating A Brand Voice | PDF
Creating A Brand Voice | PDF
Kenalan Dengan Brand Tone Of Voice: Cara Brand 'Berbicara' Ke Audiens

Kenalan dengan Brand Tone of Voice: Cara Brand 'Berbicara' ke Audiens …
Brand Voice: What Creatives Need To Know About Finding And Using Your

Brand voice: what creatives need to know about finding and using your …
Mengenal Brand Voice & Cara Mengembangkannya – Core Freelancers

Mengenal Brand Voice & Cara Mengembangkannya – Core Freelancers
Cara Menemukan Brand Voice Untuk Bisnis

Cara Menemukan Brand Voice untuk Bisnis
6 Tips Dan Cara Mengembangkan Brand Voice Perusahaan

6 Tips dan Cara Mengembangkan Brand Voice Perusahaan
How To Build A Brand Voice That Resonates On Social Media

How to Build a Brand Voice That Resonates on Social Media
Brand Voice: What Creatives Need To Know About Finding And Using Your

Brand voice: what creatives need to know about finding and using your …
Cara Membuat Panduan Gaya Merk | Graphie

Cara Membuat Panduan Gaya Merk | Graphie
Mengenal Brand Voice & Cara Mengembangkannya – Core Freelancers

Mengenal Brand Voice & Cara Mengembangkannya – Core Freelancers
Mengenal Brand Voice & Cara Mengembangkannya – Core Freelancers

Mengenal Brand Voice & Cara Mengembangkannya – Core Freelancers