Proses penjualan organ tubuh, khususnya ginjal, melibatkan serangkaian prosedur medis dan hukum yang kompleks. Umumnya, prosedur ini dimulai dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk menentukan kecocokan antara donor dan penerima. Tahap selanjutnya melibatkan prosedur operasi pengambilan ginjal dari donor dan transplantasi ke penerima. Aspek legal mencakup persetujuan tertulis dari donor dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Transplantasi ginjal menawarkan harapan hidup baru bagi individu yang menderita gagal ginjal. Prosedur ini dapat secara signifikan meningkatkan kualitas hidup pasien, memungkinkan mereka untuk kembali beraktivitas normal dan mengurangi ketergantungan pada dialisis. Secara historis, transplantasi ginjal telah mengalami perkembangan pesat, baik dari segi teknik operasi maupun pemahaman medis terkait imunosupresi. Perkembangan ini telah meningkatkan tingkat keberhasilan transplantasi dan meminimalkan risiko komplikasi.