Naskah yang dipersiapkan untuk penyampaian ceramah atau pidato dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, umumnya berisi puji-pujian kepada Allah SWT, shalawat kepada Nabi, riwayat hidup Nabi, dan pesan-pesan moral yang dapat dipetik dari keteladanan beliau. Biasanya, naskah tersebut memuat ayat Al-Qur’an, hadis, dan kisah-kisah inspiratif. Contohnya, sebuah naskah mungkin akan mengisahkan perjuangan Nabi dalam menyebarkan agama Islam atau menjelaskan akhlak mulia Rasulullah sebagai suri tauladan.
Peringatan Maulid Nabi memiliki makna penting bagi umat Islam. Melalui penyampaian ceramah atau pidato, diharapkan umat dapat lebih memahami dan menghayati ajaran-ajaran Islam serta meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Momen ini juga menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan merefleksikan diri untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi menyampaikan ceramah pada peringatan Maulid Nabi telah berlangsung lama dan menjadi bagian integral dari budaya Islam di Indonesia.