Sebuah teks sambutan dalam bahasa Jawa yang disampaikan pada acara perpisahan memiliki struktur khas. Umumnya, diawali dengan salam pembuka, ucapan syukur, sambutan kepada hadirin berdasarkan hierarki, penyampaian isi pesan terkait perpisahan, dan diakhiri dengan permohonan maaf serta salam penutup. Contohnya, sebuah pidato perpisahan siswa kelas VI SD dapat berisi ungkapan terima kasih kepada guru, kenangan selama bersekolah, dan harapan untuk masa depan. Pidato ini seringkali diselingi dengan pantun atau paribasan Jawa untuk memperindah penyampaian pesan.
Keberadaan teks sambutan berbahasa Jawa dalam acara perpisahan berperan penting dalam melestarikan budaya Jawa. Selain sebagai media penyampaian pesan, pidato ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan tata krama dan unggah-ungguh bahasa Jawa kepada generasi muda. Penggunaan bahasa Jawa yang tepat dan sopan dalam situasi formal seperti perpisahan sekolah atau kantor mencerminkan penghormatan terhadap tradisi dan adat istiadat. Secara historis, pidato dalam bahasa Jawa merupakan bagian tak terpisahkan dari berbagai upacara adat dan kegiatan masyarakat Jawa.