Pengembangan teknologi digital telah membuka peluang luas bagi siapa pun untuk berwirausaha melalui internet. Proses membangun bisnis daring ini melibatkan serangkaian langkah, mulai dari identifikasi peluang pasar, perencanaan model bisnis, hingga pemasaran dan pengelolaan operasional. Sebagai contoh, seorang pengrajin batik dapat memasarkan produknya secara global melalui platform e-commerce atau media sosial.
Keberadaan bisnis daring memberikan fleksibilitas waktu dan lokasi, mengurangi biaya operasional seperti sewa tempat, serta memperluas jangkauan pasar. Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pertumbuhan bisnis daring secara signifikan, mengubah lanskap ekonomi dan menciptakan peluang baru bagi individu maupun kelompok. Hal ini berkontribusi pada peningkatan ekonomi digital dan pemberdayaan masyarakat.