Teks orasi mengenai proses pembelajaran dapat berupa naskah singkat maupun panjang, formal maupun informal, bergantung pada konteks dan audiens. Sebagai ilustrasi, sebuah pidato singkat dapat menekankan pentingnya semangat belajar, sementara pidato yang lebih formal di wisuda dapat membahas peran pendidikan dalam pembangunan bangsa. Contoh konkret meliputi pidato mengenai metode belajar efektif, pentingnya literasi, atau peran teknologi dalam pendidikan.
Penyampaian materi pembelajaran melalui orasi memiliki nilai signifikan. Orasi yang inspiratif dapat membangkitkan motivasi dan semangat belajar. Selain itu, orasi juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai positif terkait pendidikan, seperti disiplin, ketekunan, dan rasa ingin tahu. Secara historis, orasi telah menjadi media penting dalam penyebaran ilmu pengetahuan dan gagasan, menunjukkan daya ungkapan lisan dalam mempengaruhi pemikiran dan tindakan. Keterampilan berpidato mengenai pendidikan turut mengembangkan kemampuan komunikasi dan berpikir kritis.