Pengobatan terhadap penyakit asam lambung (juga dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease atau GERD) melibatkan berbagai pendekatan, tergantung pada tingkat keparahan gejala. Metode pengobatan dapat meliputi perubahan gaya hidup seperti modifikasi pola makan, manajemen stres, dan pengaturan posisi tidur. Terapi medis melibatkan penggunaan obat-obatan seperti antasida untuk meredakan gejala, inhibitor pompa proton (PPI) untuk mengurangi produksi asam lambung, dan pelindung mukosa lambung. Dalam kasus yang lebih serius, prosedur endoskopi atau bahkan pembedahan mungkin diperlukan.
Pengelolaan efektif penyakit ini sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang seperti esofagitis (peradangan kerongkongan), stenosis (penyempitan kerongkongan), dan bahkan kanker kerongkongan. Pendekatan holistik yang menggabungkan perubahan gaya hidup dan terapi medis terbukti meningkatkan kualitas hidup pasien dengan mengurangi frekuensi dan intensitas gejala, memungkinkan individu untuk berpartisipasi lebih aktif dalam kegiatan sehari-hari. Pemahaman yang komprehensif mengenai penyakit ini dan pilihan pengobatannya telah meningkat secara signifikan seiring kemajuan dalam riset medis dan teknologi.