Awalan pidato persuasif berperan penting dalam menarik perhatian audiens dan membangun kredibilitas pembicara. Bagian pembuka ini idealnya berisi sapaan hormat, pengantar singkat mengenai topik yang akan dibahas, dan pernyataan tesis yang kuat dan jelas. Beberapa contoh pembukaan yang efektif antara lain penggunaan kutipan inspiratif, anekdot relevan, atau pertanyaan retoris yang memancing pemikiran. Misalnya, sebuah pidato tentang pentingnya literasi dapat dimulai dengan statistik mengenai tingkat melek huruf atau kisah inspiratif tentang seseorang yang berhasil mengubah hidupnya melalui membaca.
Pembukaan yang efektif tidak hanya menarik perhatian tetapi juga membangun hubungan dengan audiens dan mempersiapkan mereka untuk menerima pesan yang akan disampaikan. Hal ini berkontribusi pada keberhasilan pidato secara keseluruhan karena audiens yang tertarik dan terlibat akan lebih mudah dipengaruhi. Secara historis, retorika, termasuk seni merangkai pembukaan pidato yang persuasif, telah dipelajari dan dipraktikkan sejak zaman Yunani kuno, menunjukkan pentingnya teknik ini dalam komunikasi publik.